ISLAM DAN PENDIDIKAN WANITA


ISLAM DAN PENDIDIKAN WANITA

Dalam agama islam, wanita diwajibkan menuntut ilmu pengetahuan seperti halnya kaum pria. Agama islam telah menyamakan kaum peria dan wanita dalam hal-hal yang bersifat kerokhanian dan kewajiban keagamaan-keagamaan tanpa perbedaan dalam bidang ilmu dan pendidikan. Rasulullah SAW berkata :
“menuntut ilmu adalah kewajiban bagi setiap muslim pria dan wanita”
 tanpa perbedaan. Ilmu adalah sesuatu yang sangat di hargai dalam agama islam dan mempelajarinya adalah kewajiban atas setiap muslim. Dalam masyarakat jahiliyah di tanah arab, wanita mempunyai hak untuk belajar dan terdapat diantara mereka penulis-penulis, penyair-penyair yang terkenal. Setelah datangnya islam, mulailah kehidupan fikiran semakin aktif dan berkembang di kalangan bangsa arab, wanita-wanita pun memperoleh hak-hak sosial yang belum pernah dimilikinya sebelum datangnya islam. Oleh karena itu berkembanglah pendidikan dikalangan wanita. Urwah bin Zubeir dalam hal ini pernah mengatakan :
tidak saya kenal seseorang yang lebih tau tentang fiqih kedokteran dan syair-syair daripada Aisyah
Aisyah telah meriwayatkan 1000 Hadits. Pendidikan wanita dalam islam mendapati dua pendapat yang saling bertentengan satu sama lain. Pendapat  Pertama mengatakan bahwa wanita cukup hanya dengan mempelajari Al-qur’an dan agama islam, tidak lebih dan tidak kurang. Dan harus dilarang belajar menulis dan bersaja, pendukung ini mengatakan bahwa wanita itu kurang fikiran dan keagamaanya, dan hal ini tidak menguntungkan bila mereka belajar ilmu-lmu lain. Pendapat kedua menyerukan supaya wanita-wanita muslim belajar dan inilah pendapat yang paling tepat dan mempunyai sandaran paling kuat yaitu Hadits Nabi yang mendorong supaya wanita belajar. Nabi sendiri telah menghasung isteri-isteri beliau supaya belajar menulis. Pendapat yang menyatakan bahwa wanita harus belajar membaca dan menulis ternyata menang, sehingga wanita dapat sampai ke puncak ilmu dan pendidikan dan memperoleh kesempatan yang luas di bidang pelajaran dan pendidikan di zaman keemasan islam. Diantara wanita-wanita islam pada saat itu terdapat penulis-penulis, penyair-penyair, dokter guru hakim. Itulah beberapa urain tentang pendidikan bagi wanita dalam islam pada zaman dahulu di tanah Arab.

Komentar

Postingan populer dari blog ini